Budaya Malang

Minggu, 24 April 2011

Budaya malang 


MALANG – Even tahunan Grebeg Singhasari kembali dilaksanakan pada 30 November mendatang. Even tahun ini juga menjadi momen membangkitkan kebersamaan para seniman di Kabupaten Malang.

“Grebeg Singhasari” secara harafiah diambil dari istilah Jawa Kuna “grebeg” atau “gerebeg” yang memiliki makna derap banyak kaki yang bergemuruh (Zoetmulder, 1995:309). Dalam konteks ini, arti kata “Grebeg” menunjuk arti pada kerahan masa untuk menghadiri suatu acara. Istilah Grebeg Singhasari digunakan untuk menyemarakkan peringatan dan perayaan “Hari Ulang Tahun (Hari Jadi) Kabupaten Malang”.Sengaja dipakai nama “Singhasari”, bukan nama “Singosari”, Singhasari adalah nama arkhais, yang semenjak tahun 1254 M digunakan untuk menamai ibu kota kerajaan Tumapel, dan kemudian populer untuk menamai kerajaan ini. Singhasari adalah “ikon (icon)” bagi Malang Raya, yang bukan saja amat dikenal di Nusantara, namun juga tenar di jagad internasional. Pada masa lalu nama ini dipakai sebagai nama kerajaan besar, yang tampil sebagai kerajaan otonom (1222- 1292 M), dan selanjutnya menjadi nama kerajaan vasal Majapahit (1293-1527 M). Sebagai kerajaan dan sekaligus pusat kebudayaan, Singhasari merupakan pusat peradaban pada jamannya, menjadi simbol kebanggaan akan kejayaan masa lalu bagi warga daerah Malang untuk masa sekarang dan mendatang, dan sekaligus merupakan jati dirinya. Oleh karenanya cukup alasan buat menamai perhetalan budaya di Kabupaten Malang.Oleh karenanya, “Grebeg Singhasari” secara khusus dirancang untuk melestarikan seni-budaya asli daerah dan menambah khasanah aset pariwisata dalam rangka menggeliatkan dunia pariwisata yang sedang lesu akhir-akhir ini. Selain itu, Acara Grebeg Singhasari ini juga difungsikan oleh kalangan masyarakat, pengusaha dan pemerintah untuk ajang informasi dan promosi industri pariwisata.


MakanaN khAS Malang

KULINER KHAS MALANG
ehm YuMmy,,,……………….

“DRINKS”
Es pIsanG iJo
Menu makanan dengan bahan dasar pisang berbalut tepung berwarna hijau ini sangat menggugah selera. Di daerah Malang jajanan es pisang ijo oni tersaji dalam berbagai aneka rasa. Dari pisang ijo tradisional dikembangkan dengan campuran vla ditambahkan dengna berbagai rasa vanila, keju , hingga durian. Di bandingkan dengan dengan es pisang ijo makassar yang hanya dibungkus terigu berwarna hijau pandan plus lumuran vla ditambah sirup sebagai pemanis es pisang ijo malang memiliki varian rasa yang lebih menggugah selera dan lebih unik.

JuS tElo
“Rasanya luar biasa. Segar sekali dan sari telonya cukup mantab,”  Jus Telo ini merupakan salah satu menu andalan Republik Telo. Sebagian besar pengunjungnya tak akan melewatkan jus tanpa bahan perwarna maupun pengawet tersebut. Selain membuat tenggorakan segar, jus telo ini juga dipercaya mampu menambah vitalitas. “Dicoba saja dengan 4 gelas jus telo maka stamina akan terjaga,”
Di Republik Telo, juga menyediakan 40 jenis makanan yang semuanya berbahan baku telo. Misalnya es krim, mie, kue mangkuk, bakpao, kripik, hotdog, pizza, kue kukus, brownies, burger serta yang lainnya.Telo atau bahasa latinnya Ipomoea batatas poir. Menurut ahli pengobatan tradisional, Prof HM Hembing Wijayakusuma yang dikutip dari spat-indonesia, ubi jalar memang bermanfaat untuk mengatasi masuk angin dan kembung, di samping itu, masih banyak lagi penyakit yang bisa disembuhkan oleh telo, seperti disentri, kencing manis, rabun senja, memperbanyak air susu ibu (ASI), dan lain-lain. Khasiat telo didapatkan dari kandungan kimia yang ada di dalamnya. Kandungannya meliputi protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikoninat.
“SNACK”
kEriPiK TeMpe
  Wah wah wah,,, satu lagi jajanan khas malang yang menggugah selera.  Jajanan yang terbuat dari kedelai ini bernama “tempe”.  Selain tidak menimbulkan efek samping jika mengkonsumsinya, jajanan ini terkenal merakyat.  Jajanan ini bisa di konsumsi siapa saja tidak mengenal kalangan, yup karena harganya yang tidak menguras kantong. Karena warga malang sangat kreatif dia menyulap tempe menjadi “keripik tempe” yang menjadi andalan kota Malang.
bAkPaO TeLo
Eh, orang Malang memang kreatif, mulai tempe dikeringkan, kemudian buah-buahan, selanjutnya jadilah “telo”/ ubi tidak hanya di buat kripik, namun jadi bakpao yang cantik. Rupanya memang bakpao telo ini pendatang baru dunia kuliner dan oleh-oleh wajib (dari) Malang. Secara khusus panitia pertemuan ilmiah yang saya hadiri , mengundang bakpao telo hadir di Batu – Malang. Bakpao telo tidak hanya cantik, teksturnya lebih lembut, namun mengenyangkan.
“MAKANAN NGALAM”

 BaKso NgalaM
Malang yang terkenal sebagai kota apel, ternyata menyimpan banyak keunikan kuliner. Misalnya bakso. Di kota dingin ini, memiliki beberapa varian bakso. Bakso merupakan makanan yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Dapat dikatakan, bakso adalah makanan favorit seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari tukang becak sampai dengan penghuni rumah gedongan. Bakso sendiri dijual mulai dari kelas gerobak dorong melalui kampung dan perumahan sampai dengan kelas mal.
Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki bakso dengan ciri khas tersendiri. Ada bakso khas Malang, bakso khas Solo, bakso khas Bandung, dan bakso khas Jakarta. Ciri khas bakso Malang adalah adanya taburan daun bawang di kuahnya sehingga aromanya semakin harum menggugah selera. Di Jakarta, penjual biasa menambahkan ‘tongcai’ dan cuka, sehingga rasanya semakin unik. Lain lagi dengan bakso khas Bandung. Jika kita makan bakso di Bandung, kita akan menjumpai toge di dalam kuah bakso yang menambah kesegarannya. Tidak kalah dengan yang lain, bakso Solo pun memiliki ciri khas tersendiri, yaitu campuran ‘tetelan’ daging yang membuat kuahnya menjadi lebih sedap.

RuJaK CingUr
 
Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur , terutama daerah asalnya Surabaya yang sekarang merebak juga di kota Malang. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan seperti ketimun, krai (sejenis ketimun khas Jawa Timur), bengkoang, mangga muda,  dan ditambah lontong, tahu dan tempe, bendoyo dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuleg, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak uleg.
Dalam penyajiannya rujak cingur dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyajian ‘biasa’ dan ‘matengan’ .  Makanan ini disebut rujak cingur karena bumbu olahan yang digunakan adalah petis udang dan irisan cingur. Hal ini yang membedakan dengan makanan rujak pada umumnya yang biasanya tanpa menggunakan bahan cingur tersebut. Rujak cingur biasa disajikan dengan tambahan kerupuk, dan dengan alas pincuk (daun pisang) atau piring.

Asal Usul Angka

Angka 1, 2, 3, yang kita kenal selama ini ternyata mempunyai sejarah. Mengapa angka satu disimbolkan dengan "1" lalu angka dua disimbolkan dengan "2" dan seterusnya hingga 9.

Sebelum mengenal angka ini, orang sudah mengenal penulisan angka seperti I, II, III, IV, V, dst. Ini kita mengenalnya dengan angka Romawi. Karena dari sanalah angka ini lahir.

Lalu angka sebagaimana yang kita dapatkan dalam Al Qur'an. Maaf nggak bisa ditulis di sini (Karena saya nggak mempunyai font tersebut) Kita mengenal itu dengan sebutan angka arab. Padahal itu salah. Itu adalah angka persia.

Sedangkan angka arab yang sebenarnya adalah sebagai mana yang kita sering tulis. Yaitu 1, 2, 3, 4, dst.

Kembali ke topik tadi. Kenapa angka satu ditulis dengan 1, lalu dua ditulis dengan 2 hingga angka 9? Ceritanya begini.

Coba teman-teman perhatikan gambar dibawah ini. Dalam sekejap kita sudah tahu bahwa gambar ini adalah angka 1-9. (juga angka 0)

Lalu, sekarang, coba perhatikan bentuknya. Angka-angka dibawah ini membentuk banyak sudut. Coba hitung sudut-sudut yang ada dalam angka tersebut. Berapa sudut yang teman-teman dapatkan? Yuk kita hitung satu persatu.
Selamat menghitung...

----
*Ilmu ini saya dapatkan ketika di kampus duluwwww. Jzk tuk pak Abdurrahman, Navite speaker yang berasal dari Madinah.
** Tuk lebih jelasnya, bisa diklik di gambar. Dan hitung jumlah sudutnya, yah..! :)

Asal Usul Internet

Gagasan tentang adanya alat untuk memberdayakan informasi bukan hal baru. cerita ini dapat dirunut balik ke Dr. Vannevar Bush dengan “mesin memex” yang dikonsepkannya dalam tahun 1945 . Bush, direktur U.S. Office of Scientific Research and Development selama perang dunia II, meramalkan dikembangkannya sebuah alat tempat kita dapat menyimpan sebuah buku, catatan , dan komunikasi kita serta menghadirkan data pada sebuah layar.Mesin memex ini mampu menyimpan kumpulan informasi selama ratusan tahun, termasuk catatan panjang , komentar-komentar dan foto foto. Dengan sistem indeks asosiatif orang dapat menciptakan dan mempertahankan keterhubungan diantara semua isi agar informasi penting untuk suatu saat mudah ditemukan dan dikorelasikan dari kumpulan data sebanyak itu.

Mesin memex Bush yang digambarkan sebagai sebuah meja sungguhan berukuran besar dengan alat penyimpan mikrofilm yang dioperasikan menggunakan tuas-tuas mekanik, mungkin dapat diperbandingkan dengan cerita Wizard of Oz, tukang sihir yang bekerja dibalik layar. Akan tetapi, analisisnya tentang masalah yang dihadapi-tidak cukupnya cara kita menangani informasi kala itu-serta solusinya-sebuah alat yang menyimpan dan mengorganisasikan semua informasi- secara mendasar betul sekali. pada hakikatnya ia menggambarkan PC multimedia yang terhubung dengan web, tetapi dengan bahasa teknologi mekanistik tahun 1945. ia bahkan telah meramalkan adanya mesin-mesin pencari setara dengan yang ada pada Internet, yang” menyediakan jalan-jalan mudah untuk memasuki belantara informasi.”

Gambar Mesin Memex

Keterangan :
Mesin Memex Vannevar Bush, walaupun didasarkan pada teknologi microfiche tahun 1940-an, telah mengantisipasi gagasan PC yang terhubung dengan internet, mampu menyimpan banyak sekali data dan menggunakan link-link yang menghubungkan semua informasi yang terkait dengan suatu topik.

Asal Usul Matematika

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) secara umum ditegaskan sebagai penelitian pola dari struktur, perubahan, dan ruang; tak lebih resmi, seorang mungkin mengatakan adalah penelitian bilangan dan angka'. Dalam pandangan formalis, matematika adalah pemeriksaan aksioma yang menegaskan struktur abstrak menggunakan logika simbolik dan notasi matematika; pandangan lain tergambar dalam filosofi matematika.

Struktur spesifik yang diselidiki oleh matematikus sering mempunyai berasal dari ilmu pengetahuan alam, sangat umum di fisika, tetapi mathematikus juga menegaskan dan menyelidiki struktur untuk sebab hanya dalam saja sampai ilmu pasti, karena struktur mungkin menyediakan, untuk kejadian, generalisasi pemersatu bagi beberapa sub-bidang, atau alat membantu untuk perhitungan biasa. Akhirnya, banyak matematikus belajar bidang dilakukan mereka untuk sebab yang hanya estetis saja, melihat ilmu pasti sebagai bentuk seni daripada sebagai ilmu praktis atau terapan.

Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terbaru

Tahun 1980 banyak orang berbicara soal mutu dan selama tahun 1990-an banyak orang mulai bicara tentang re-engineering, sedangkan yang terbaru sekarang ini tahun 2000-an orang berbicara tentang kecepatan. Seberapa cepat sifat dasar bisnis berubah, seberapa cepat bisnis menjadi obyek transaksi dan seberapa cepat sebuah akses informasi akan mengubah gaya hidup konsumen.

Perubahan-perubahan kecepatan informasi ini dapat terjadi karena adanya aliran informasi digital. Sudah 30 tahun kita ada di zaman informasi yang bergerak dalam wujud kertas, bahkan sampai sekarang penyebaran informasi menggunakan kertas masih sangat mendominasi. Tetapi walaupun demikian era sekarang ini perkembangan teknologi digital juga berkembang dengan sangat pesat, sekarang orang yang tinggal di perkotaan pasti sudah mengenal era digital ini.

Teknologi digital dapat menerima segala informasi dari angka, suara, teks , dan audio. Dari segala informasi yag masuk ini dapat disimpan, diproses, dan dikirim oleh perangkat yang kita sebut komputer dengan sangat cepat. Maka dari itu teknologi digital ini pasti akan terus mempengaruhi pola pikir manusia, di mana tuntutan kecepatan informasi akan menjadi sangat dibutuhkan. Dalam dunia digital konektivitas punya makna yang lebih luas daripada sekedar memungkinkan 2 orang atau lebih saling berhubungan. Untuk memenuhi kebutuhan konektivitas jaringan ini maka diciptakanlah ruang universal baru dimana orang dapat saling berbagi informasi, berkolaborasi, dan untuk berinteraksi niaga, dll. Teknologi ini dapat kita sebut sebagai Internet.

Internet menyediakan sebuah medium baru yang menyediakan kesegaran dan spontanitas teknologi seperti televisi dan telepon, kemudian menggabungkan semuanya dengan kedalaman dan keluasan jangkauan yang merupakan sifat dasar komunikasi lewat kertas. Kalau kita menggabungkan beberapa hal diatas dari kecepatan, dunia digital, dan Internet maka dapat disimpulkan sekarang ini dunia sedang membutuhkan suatu yang serba instan termasuk di dalamnya adalah informasi digital.

Malang Sebagai Kota IT

Kota Malang yang sudah mendeklarasikan diri sebagai kota IT, telah melakukan berbagai trobosan untuk memanfaatkan media IT sebagai sarana yang tepat dan cepat dalam setiap aktivitas kerja, belajar, bisnis, dan komunitas bagi masyarakat di Kota Malang, baik dilingkungan pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat luas. Malang Merdeka IT tidak lain sebagai upaya untuk mencapai atau meraih "Malang Smart city" yang pada intinya akan memberikan bekal kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengenal IT secara komprehensif.

Untuk memulainya diseluruh pemerintah kota malang melalui KPDE (kantor pusat data elektronik) Kota Malang mengawalinya dengan menyelenggarakan pelatihan internet bagi para staf masing-masing dinas yang ada dilingkungan Pemerintah Kota Malang. selanjutnya untuk menyempurnakan kegiatan tersebut dan sebagai upaya pemerataan secara luas ditingkat bawah, maka dilaksanakanlah program pelatihan dengan tema " Pelatihan Implementasi Teknik Informasi dan Komunikasi melalui Telecenter bagi Lurah Se Kota Malang" dengan narasumber utama Ibu Wali Kota Malang Ibu Dra. Heri Puji Utami Peni Suparto, yang didamping oleh Bapak Sekretaris Kota Malang Bapak Imam Buchori.

Pelatihan ini dilaksanakan di ICT Center Kota Malang d/a SMK Negeri 4 Malang, pada tanggal 20 November 2007 disela-sela penyelenggaranaan Pelatihan Jardiknas untuk 1200 personel tenaga pendidik dan kependidikan dilingkungan dinas pendidikan Kota Malang. Selanjutnya dalam penyajian materi Ibu Wali Kota menyampaikan bahwa keberadaan Telecenter Daragati yang berada di wilayah kedungkandang merupakan aset seluruh warga kota Malang oleh sebab itu seluruh elemen masyarakat termasuk para lurah dan warganya merasa untuk ikut memiliki dan berpartisipasi untuk memanfaatkan dan mengembangkannya dengan fasilitas yang wah namun biaya murah dan terjangkau.

Telecenter Daragati sendiri dimaksudkan agar masyarakatkan dapat mengakses berbagai informasi dalam segala aspek kehidupan, baik bidang pendidikan, perdagangan, pertanian, keuangan dan pemerintahan yang akan memberikan dampak pada kecerdasan masyarakat dalam penguasaan informasi yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri dalam menjalankan roda ekonomi di wilayah kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan, kota industri dan kota pariwisata ini. oleh sebab itu pesan terakhir dari Ibu Wali Kota ini adalah adanya satu visi dalam pengembangan masyaraka kota Malang berbasis ICT ini, yaitu adanya sinergi antara satu bidang atau instansi baik itu pendidikan, perdagangan, pertanian, keuangan dan pemerintahan, sehingga dalam pengembangannya tidak terkesan berjalan sendiri-sendiri.

Kami tim ICT Center Kota Malang, mengucapkan selamat dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Malang yang memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyelenggarakan Pelatihan bagi Staf masing-masing UPTD dilingkungan Pemerintah Kota Malang dan Pelatihan bagi Para Bapak/Ibu Lurah untuk 5 Kecamatan = 57 Kelurahan. Semoga Malang Smart City 2008 senantiasa dapat mengantar masyarakat Kota Malang cerdas dan sejahtera.